RSS

Merapi pun Bertasbih!

24 Apr

suatu pagi itu

kuputuskan untuk keluar rumah

sekedar kutunai janji dengan seorang sahabat

lalu kupacu kuda besi tuaku

dalam perjalanan

aku melihat lukisan alam yang menakjubkan

Merapi berdiri kokoh nun jauh di Utara

sebuah pemandangan yang luar biasa indah

aku jadi ingat akan sabda Nabi,

“Sesungguhnya Alloh itu indah dan mencintai keindahan.”

Subhanalloh!, aku bertasbih dalam hati

Maha Suci Alloh yang telah menciptakan alam seindah ini

dan aku yakin, Merapi itupun bertasbih

menyucikan asma Alloh, menyucikan Alloh dari sifat kurang

bertasbih dengan caranya

sebagaimana matahari dengan sinarnya, bertasbih di peredarannya

sebagaimana angin dengan hembusannya, bertasbih di alirannya

sebagaimana ombak dengan gelombangnya, bertasbih di deburannya

dan keindahan pesona Merapi pagi itu

menjelaskan kepada siapa saja yang menyaksikan

bahwa Tuhan yang menciptakan gunung kokoh luar biasa ini

adalah Tuhan Yang Maha Kuasa

Yang Maha Sempurna ‘ilmu-Nya

dan jelas Tuhan itu hanya boleh satu adanya

tak mungkin dua, tiga, dan seterusnya

tak mungkin!

~19 April 2009, di sepagi Jogja memandang jauh ke Utara~

 
17 Komentar

Ditulis oleh pada 24 April 2009 in mencoba berpuisi

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

17 responses to “Merapi pun Bertasbih!

  1. shofiyah

    24 April 2009 at 06:08

    Subhanalloh
    Melihat kebesaran ciptaanNya menumbuhkan perasaan yang tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata…..

    Allohu akbar!!

     
  2. habib

    24 April 2009 at 06:22

    ungkapan yang indah..๐Ÿ™‚

     
  3. fachri

    24 April 2009 at 09:28

    merapi dekat tempat kos-ku, jadi tiap bisa liat keindahannya, indaaaah sekali..

    azzam:
    i see. Ngekos d jakal y.

     
    • fachri

      28 April 2009 at 11:52

      iya ni ngekos di jakal. Mas jogja juga? dmn?

      azzam:
      sy ngikut mbantul.

       
  4. achoey

    24 April 2009 at 16:01

    Subhanallah
    Betapa Agung Tuhan kita
    Ini jelas tak terbantah

     
  5. syelviapoe3

    24 April 2009 at 22:01

    Subhanaallah….
    Merapi…

     
  6. uvi07

    25 April 2009 at 12:52

    masyaAllah…
    ShodaqoLLohul adhiem….apa yang telah tersurat dan tersirat dalam Al-Qur’an..

    qoola Ta’aala..
    ” ูˆูŽุฅูู†ู’ ู…ูู†ู’ ุดูŽูŠู’ุกู ุฅูู„ุง ูŠูุณูŽุจู‘ูุญู ุจูุญูŽู…ู’ุฏูู‡ู ูˆูŽู„ูŽูƒูู†ู’ ู„ุง ุชูŽูู’ู‚ูŽู‡ููˆู†ูŽ ุชูŽุณู’ุจููŠุญูŽู‡ูู…ู’ ุฅูู†ู‘ูŽู‡ู ูƒูŽุงู†ูŽ ุญูŽู„ููŠู…ู‹ุง ุบูŽูููˆุฑู‹ุง
    / wa in min syai-in ilaa yusabbihu bihamdihii wa laakin laa tafqohuuna tasbiihahum, innahu kaana haliiman ghofuuro…!

    -dan tidaklah setiap sesuatu itu kecuali pasti memaha sucikan Allah dengan memujiNya, akan tetapi kalian (hai manusia) tidak mengerti akan hal itu, sesungguhnya Allah mahaBijaksana lagi mahaPengampun…”

     
  7. Basyarah

    25 April 2009 at 20:28

    Meskipun kita tidak bisa melihat Alloh, tapi kita bisa merasakannya betapa indahnya Alloh itu.

     
  8. wanti annurria

    26 April 2009 at 00:00

    dengan melihat indah ciptaannya,, hati dan lisan ini pun kan ikut bertasbih…
    mengagungkan kebesarannya…

     
  9. aribicara

    27 April 2009 at 14:23

    Aku jadi banyak tahu bagaimana alam ini bertasbih darimu kawan๐Ÿ™‚

    Salam๐Ÿ™‚

    azzam:
    Alhamdulillah. ya demikianlah kawan.

     
  10. sunarnosahlan

    27 April 2009 at 14:36

    Subhanallah, sudah lama kutinggalkan Merapi kini lebih dekat ke Cermai

     
  11. senny

    28 April 2009 at 00:30

    kereeeeennn

     
  12. Aden Kejawen

    28 April 2009 at 10:18

    menyucikan Alloh dari sifat kurang

    bertasbih dengan caranya”

    Maaf Wan, maksud kalimat ini apa ya Wan? Coz pemikiran saya kok gak nemuin arti yang pas………

    Afwan, Wan! Ane beneran gak ngerti maksud kalimat ente yang ini…..

    tapi yang lain sungguh indah!

    Salam Ukhuwah……salam hangat dari Aden Kejawen

    azzam:
    *sok mikir* sejak kpn ya nama ane jd ‘iwan’ or ‘darmawan’?:mrgreen:

    lafal bertasbih itu khan “Subhanallah”. Maha Suci Alloh yg telah menciptakan alam seindah ini.

    Ya, alam bertasbih dg keindahan dan keteraturannya. Termasuk makhluk Alloh, si Merapi ini. Bertasbih menjelaskan keagungan Sang Penciptanya. Bertasbih, menyucikan Tuhan dari sifat kurang. Coz, kl Tuhan mempunyai sifat kurang berarti tdk bisa disebut Tuhan. Dan jg kekuasaan-Nya tak terbatas. Yg terbatas kekuasaannya berarti lemah (kurang) dan tdk layak disebut sebagai Tuhan.

    Allahu a’lam bi ash-shawwab.

     
  13. 1nd1r4

    28 April 2009 at 11:25

    Ciptaan Allah memang tiada bandingnya๐Ÿ™‚

     
  14. Nisa

    28 April 2009 at 13:01

    Subhanallah. .

    semua bertasbih pada-Nya..
    semuanya,, jagat raya ini, matahari, bumi,
    hingga molekul,
    atom,
    dan kesatuan terkecil darinya..

     
  15. wahyuapriani

    28 April 2009 at 14:01

    *ikut bertasbih juga ah….*
    subhanallah….

    Kalau kawan bisa berkicau, maka alam pun bisa bertasbih….

    Okeยฒ…, ungkapannya keren….

    Salam kenal ya sahabat….

    azzam:
    haha…bs b’kicau!?๐Ÿ™„
    salam kenal juga.

     
  16. wi3nd

    29 April 2009 at 16:42

    yupz,hanya ada ALLAH san9 pemilik nafas yan9 telah menciptakan kea9un9an merapi..

    makasi suda sin99ah..๐Ÿ™‚

    azzam:
    ya sama-sama dah mampir.

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: